Browsing Archives of Author »deni oktora pasaribu«

40

December 25, 2025

0

Gue sudah lama tidak menulis di blog ini. Kalau dirata-ratakan, tulisan yang gue muat di sini hanya satu postingan dalam kurun waktu satu tahun. Cukup boros, mengingat domain ini tetap gue bayar setiap tahun. Namun semalam, gue mencoba mengunjunginya kembali—seperti seseorang yang sudah lama tidak pulang ke rumah, lalu memberanikan diri membuka pintu dan melihat-lihat […]

Komor to The Beat

January 11, 2025

0

This post is dedicated to Fransisca Maureen (1980-2024) may you rest in piece. I love you and I miss you everyday.

Diabetes, Accu-Check, dan Sebuah Struk Kasir

February 8, 2024

0

Oktober 2023, gue melakukan pemeriksaan medis tahunan dari kantor, dan hasil diagnosa menandakan gue obesitas dan diabetes. Mau kaget, tapi rasa-rasanya sulit juga untuk tidak kaget bila melihat gaya hidup gue lima tahun terakhir. Tidak pernah ketinggalan makan malam pada rentang pukul 10.00 hingga 11.00 malam untuk menikmati nasi uduk malam, nasi goreng gila, bebek […]

Menulis dan Tumbuh Dewasa

April 24, 2023

0

Tentang Menulis Gue kangen banget masa-masa di mana gue bisa menulis apa saja yang berseliweran di dalam kepala gue pada blog ini. Gue masih ingat bagaimana, di tahun-tahun 2011–2015, gue kerap menulis pada tengah malam di dalam kamar sendirian ketika weekend tiba. Terdengar menyedihkan memang. Di saat orang kebanyakan menikmati waktu di luar sana membunuh […]

Satu Kamar, Empat Pasien, dan Nol Pilihan

July 25, 2021

0

Setelah Ibu mertua terjangkit COVID-19, korban berikutnya adalah Bapak dan Mama gue sendiri. Rumornya, Bapak tertular dari salah satu staf di kantornya yang memaksakan diri untuk tetap masuk walau sedang dalam kondisi tidak fit. Bapak melakukan isolasi mandiri di rumah. Mama tertular dari Bapak akibat close contact dengan Bapak dalam satu rumah. Yang melegakan dari […]

Mertua, NMAX, dan Hasil Antigen

February 11, 2021

0

Ibu Mertua Bisa dikatakan akhir tahun 2020 dan awal tahun 2021 merupakan tahun paling berengsek bagi gue pribadi. Gue harus bertungkus-lumus berhadapan dengan virus yang namanya sama dengan merek minuman keras asal Belgia ini. Semuanya berawal pada tanggal 24 Desember 2020. Ibu mertua gue merasa lemas dan tidak bertenaga. Ia berkata kepada gue untuk tidak […]

Pandemi dan Kesenangan yang Dicicil

July 9, 2020

0

Ini merupakan bulan keempat gue melakukan karantina mandiri di masa pandemi sejak Maret 2020. Pandemi ini adalah mimpi buruk bagi kita semua. Teman-teman gue yang biasanya memamerkan perjalanan trip ke Amerika, Eropa, dan segala bentuk aktivitas hedonisme lainnya melalui Instastory dan WhatsApp Story, kini selama pandemi, status Insta dan WhatsApp Story mereka tergantikan dengan berjualan […]

#hidupiniseperti34yearsold

May 29, 2019

0

Gue memulai blog ini pada tahun 2011, tepatnya pada Desember 2011, kala itu gue masih berumur 26 tahun, masih single, selalu optimis saat menatap masa depan, masih memiliki banyak waktu untuk membaca buku favorit, menonton film via streaming berjam-jam lamanya, ngomongin kejelekan orang lain, hingga menulis blog dari pukul dua pagi hingga tiga pagi. Ahh. […]

Mujito dan Seni Bertahan Hidup di Kantor

December 4, 2018

0

Jumat, 23 November 2018, bos gue memanggil semua stafnya untuk berkumpul di sebuah ruangan. Dengan bola mata yang berkaca-kaca, ia mengumumkan bahwa ia akan mengundurkan diri—atau, lebih tepatnya, mengajukan pensiun dini—dari tempatnya bekerja selama 29 tahun terakhir. Ia mengatakan hal itu kepada sepuluh anak buahnya. Anak buah adalah sebutan untuk kami, para bawahannya, yang sering […]

Kemeja Body Fit Untuk Hidup Yang Tidak Terlalu Fit.

March 17, 2018

0

Sepuluh tahun lalu, usia gue dua puluh dua tahun. Momen di mana gue baru lulus kuliah. Tahun 2008 merupakan tahun penuh harapan kala itu, harapan untuk bekerja di Jakarta, di daerah Sudirman, Thamrin, Kuningan, atau seputarnya. Gue membayangkan bagaimana gue akan berpakaian necis seperti kebanyakan para pekerja kantoran yang kerap gue lihat dari balik jendela […]